<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MaDhE</title>
	<atom:link href="http://www.madhe.com/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.madhe.com/blog</link>
	<description>ideas, stories, articles, news</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Sep 2011 04:49:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Berbaik Sangka kepada Allah</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2011/09/berbaik-sangka-kepada-allah/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2011/09/berbaik-sangka-kepada-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2011 04:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Tausiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 19 September 2011 00:20 WIB Oleh Prof Dr Yunahar Ilyas Ibu Aisyah sibuk mempersiapkan pesta pernikahan putri bungsunya. Rumah sederhana yang dibangun sedikit demi sedikit dari menyisihkan sebagian gajinya sebagai pegawai negeri sudah semakin semarak. Dinding rumah bagian dalam dan luar sudah dicat baru. Khusus kamar pengantin sudah direhab sedemikian rupa. Tempat tidur, lemari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senin, 19 September 2011 00:20 WIB<br />
Oleh Prof Dr Yunahar Ilyas</p>
<p>Ibu Aisyah sibuk mempersiapkan pesta pernikahan putri bungsunya. Rumah sederhana yang dibangun sedikit demi sedikit dari menyisihkan sebagian gajinya sebagai pegawai negeri sudah semakin semarak. Dinding rumah bagian dalam dan luar sudah dicat baru. Khusus kamar pengantin sudah direhab sedemikian rupa. Tempat tidur, lemari, dan sebuah meja hias sudah siap. Sepekan sebelum hari pernikahan, undangan sudah habis disebar. Untuk ipar besan dan karib kerabat dekat diundang langsung dengan mengirim utusan. Persiapan dapur pun sudah lengkap.<span id="more-56"></span></p>
<p>Calon mantunya seorang sarjana berusia 32 tahun. Dia tinggal dan bekerja di ibu kota. Kabarnya, keadaan ekonominya sudah cukup mapan untuk membangun rumah tangga. Sementara anak gadisnya berusia 24 tahun dan baru saja meraih sarjana keguruan dari perguruan tinggi di ibu kota provinsi tempat dia berdomisili. Mereka dijodohkan oleh kedua orang tua, bukan melalui pacaran.</p>
<p>Dua hari sebelum hari pernikahan, calon mantunya belum juga pulang dari Jakarta. Entah mengapa Ibu Aisyah khawatir. Kadang-kadang muncul pikiran buruk, bagaimana kalau sampai hari H calon mantunya tidak juga muncul. Cepat-cepat pikiran buruk itu dibuangnya. Setiap habis shalat fardu, Ibu Aisyah tidak lupa berdoa agar apa yang dikhawatirkan tidak terjadi. </p>
<p>Sore sehari sebelum hari H, calon mantunya belum juga pulang. Barangkali pesawatnya delay. Semalaman Ibu Aisyah tidak bisa tidur. Pagi-pagi sekali dia telepon rumah calon besannya, ternyata belum juga pulang. Waktu itu masih ada harapan, semoga calon mantunya pulang dengan pesawat paling pagi dari Jakarta. Namun, harapannya sia-sia, bahkan sampai malam pun calon mantunya belum muncul. Padahal, pernikahan seharusnya sudah dilaksanakan bakda Zhuhur. </p>
<p>Betapa malu, sedih, dan kecewanya Ibu Aisyah. Apalagi putrinya, sungguh ia sangat terpukul. Sebagai guru agama di sebuah sekolah dasar negeri, Ibu Aisyah mencoba menabahkan hatinya dan berbaik sangka kepada Allah SWT. &#8220;&#8230; Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.&#8221; (QS 2: 216).</p>
<p>Ibu Aisyah berusaha menenangkan putrinya, berharap ada hikmah di balik peristiwa tersebut. Beberapa hari kemudian, Ibu Aisyah tahu bahwa calon mantunya rupanya sudah berpacaran beberapa tahun dengan gadis pilihannya di Jakarta, tetapi ibunya tidak merestuinya. Tidak mau mengecewakan ibunya, dia menerima calon yang dicarikan ibunya. Tetapi, rupanya dia merasa bersalah dengan pacarnya. Semakin dekat dengan hari kepulangannya, dia semakin merasa bersalah dan akhirnya membatalkan pernikahannya di kampung.</p>
<p>Tak sampai sebulan, Ibu Aisyah dapat berita bahwa calon mantunya mati bunuh diri. Rupanya dia dikejar-kejar oleh rasa bersalah kepada ibu bapaknya, calon istri dan calon kedua mertuanya. Akhirnya, setan mengalahkannya.</p>
<p>Di satu sisi, Ibu Aisyah prihatin, tetapi di sisi lain diam-diam dia menyadari inilah rahasia mengapa Allah tidak merestui perjodohan putrinya dengan pemuda yang lemah iman dan singkat pikiran seperti itu. Inilah pelajaran dari kasus Ibu Aisyah. Berbaik sangkalah kepada Allah SWT.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2011/09/berbaik-sangka-kepada-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Service Pack CleanUp</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2011/03/service-pack-cleanup/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2011/03/service-pack-cleanup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 07:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/2011/03/service-pack-cleanup/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang Anda ketahui, Microsoft sudah mengeluarkan SP1 untuk Windows 7. Tetapi sebagian pengguna yang melakukan upgrade, menemui beberapa kendala. Tetatpi bagi Anda yang sudah menginstallnya dan tidak menemui kendala dan masalah serta tidak berniat untuk men-uninstall-nya, bisa melakukan Service Pack CleanUp. Untuk menhapus file-file update yang lama dan sudah diupdate oleh SP1. Berikut caranya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang Anda ketahui, Microsoft sudah mengeluarkan SP1 untuk Windows 7. Tetapi sebagian pengguna yang melakukan upgrade, menemui beberapa kendala. Tetatpi bagi Anda yang sudah menginstallnya dan tidak menemui kendala dan masalah serta tidak berniat untuk men-uninstall-nya, bisa melakukan Service Pack CleanUp. Untuk menhapus file-file update yang lama dan sudah diupdate oleh SP1.</p>
<p>Berikut caranya. Buka command prompt dengan hak akases administrator. Masuk ke <strong>[Start]</strong> kemudian ketik <strong>cmd</strong>. Klik kanan pada <strong>cmd.exe</strong> dan <strong>Run As Administrator</strong>. Ketik perintah berikut :</p>
<blockquote><p><b>dism /online /cleanup-image /spsuperseded</b></p>
</blockquote>
<p>Proses ini akan memakan waktu beberapa menit. Setelah selesai maka Anda akan memperoleh ruang kosong sebesar 1,1 Gb – 1,5 Gb. Selamat mencoba.</p>
<p><a href="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/image2.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/image_thumb2.png" width="244" height="125" /></a></p>
<p>&#160;</p>
<p>Credit to : [TendouKyu – CHIP Forum]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2011/03/service-pack-cleanup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Math Input Panel</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2011/03/math-input-panel/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2011/03/math-input-panel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Mar 2011 11:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/2011/03/math-input-panel/</guid>
		<description><![CDATA[Windows 7 menyediakan fitur baru bernama Math Input Panel. Fitur ini untuk mengerjakan rumus-rumus matematika, fisika atau kimia. Rumus dan formula yang Anda buat kemudian dapat disisipkan ke aplikasi yang mendukung MathML (Mathematical Markup Language) seperti Office Word atau Open Office. Buka Math Input Panel dari [Start] [Accessories] atau [Start], lalu ketik “Math” dan klik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/image.png"><img style="background-image: none; border-right-width: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; padding-top: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/image_thumb.png" width="244" height="107" /></a></p>
<p>Windows 7 menyediakan fitur baru bernama Math Input Panel. Fitur ini untuk mengerjakan rumus-rumus matematika, fisika atau kimia. Rumus dan formula yang Anda buat kemudian dapat disisipkan ke aplikasi yang mendukung MathML (Mathematical Markup Language) seperti Office Word atau Open Office. Buka Math Input Panel dari<strong> [Start] [Accessories]</strong> atau <strong>[Start]</strong>, lalu ketik “<strong>Math</strong>” dan klik <strong>[Math Input Panel]</strong> yang ada di bawah Programs.</p>
<p>&#160;</p>
<p><a href="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/image1.png"><img style="background-image: none; border-right-width: 0px; margin: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; padding-top: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/image_thumb1.png" width="244" height="134" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2011/03/math-input-panel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuka My Computer</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2011/03/membuka-my-computer/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2011/03/membuka-my-computer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Mar 2011 10:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/2011/03/membuka-my-computer/</guid>
		<description><![CDATA[Secara default, shortcut Windows Explorer akan membuka folder Document terlebih dahulu. Jika Anda lebih sering mengatur file di luar folder Document, Anda bisa membuat Explorer untuk menampilkan My Computer pertama kali. Caranya, klik tombol [Start], ketik “explorer”. Klik-kanan pada Windows Explorer untuk membuka jendela Properties. Pada kotak Target, masukkan teks “%SystemRoot%\explorer.exe /root,::{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}”. Klik [OK].]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="2">Secara <em>default, shortcut </em>Windows Explorer akan membuka folder Document terlebih dahulu. Jika Anda lebih sering mengatur <em>file </em>di luar folder Document, Anda bisa membuat Explorer untuk menampilkan My Computer pertama kali. Caranya, klik tombol <strong>[Start]</strong>, ketik “<strong>explorer</strong>”. Klik-kanan pada Windows Explorer untuk membuka jendela <strong>Properties</strong>. Pada kotak Target, masukkan teks “%<strong>SystemRoot%\explorer.exe /root,::{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}</strong>”. Klik <strong>[OK].</strong></font></p>
<p><a href="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/Snap_2011.03.25_19h01m50s_002.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="Snap_2011.03.25_19h01m50s_002" border="0" alt="Snap_2011.03.25_19h01m50s_002" src="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/Snap_2011.03.25_19h01m50s_002_thumb.png" width="174" height="244" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2011/03/membuka-my-computer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Acquiring Network Problem</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2011/01/acquiring-network-problem/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2011/01/acquiring-network-problem/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Jan 2011 12:52:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/2011/01/acquiring-network-problem/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu saat Anda mungkin pernah mengalami Wireless laptop Anda gagal dan tidak bisa terkoneksi dengan wireless router di rumah atau di kantor Anda. Sedangkan laptop atau komputer lain dapat terkoneksi dengan wireless router tersebut tanpa masalah. Hal ini biasanya berhubungan dengan service DHCP. Ada kalanya hal ini karena masalah security encryption , baik karena salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu saat Anda mungkin pernah mengalami Wireless laptop Anda gagal dan tidak bisa terkoneksi dengan wireless router di rumah atau di kantor Anda. Sedangkan laptop atau komputer lain dapat terkoneksi dengan wireless router tersebut tanpa masalah.</p>
<p><span id="more-32"></span>
<p>Hal ini biasanya berhubungan dengan service DHCP. Ada kalanya hal ini karena masalah security encryption , baik karena salah memasukkan key atau karena encryption tidak disupport oleh card Anda.</p>
<p>Untuk menyelesaikan masalah ini sebenarnya cukup simple.</p>
<blockquote>
<p>Delete profile wireless Anda, kemudian coba untuk konek ke wireless router Anda lagi.</p>
</blockquote>
<p>Hal ini akan membuat profile baru untuk koneksi wireless Anda.</p>
<p>Selamat mencoba, semoga hal ini dapat membantu Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2011/01/acquiring-network-problem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Enable virtual Wi-Fi</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2010/11/enable-virtual-wi-fi/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2010/11/enable-virtual-wi-fi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 02:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/2010/11/enable-virtual-wi-fi/</guid>
		<description><![CDATA[Windows 7 memiliki sebuah feature baru yang diketahui oleh sedikit orang yang disebut Virtual Wi-Fi, yang sangat efekif untuk mengubah PC atau Laptop menjadi sebuah Router berbasis perangkat lunak. Sehingga perangkat Wi-Fi yang lain dalam radius dapat mengenalinya sebagai sebuah Network, dan setelah Log In dapat membagi pakai koneksi internet dari PC atau Laptop tersebut. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Windows 7 memiliki sebuah feature baru yang diketahui oleh sedikit orang yang disebut Virtual Wi-Fi, yang sangat efekif untuk mengubah PC atau Laptop menjadi sebuah Router berbasis perangkat lunak. Sehingga perangkat Wi-Fi yang lain dalam radius dapat mengenalinya sebagai sebuah Network, dan setelah Log In dapat membagi pakai koneksi internet dari PC atau Laptop tersebut.</p>
<p> <span id="more-25"></span>
<p><a href="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2010/11/VirtualRouter_09_Screenshot001.png"><img title="VirtualRouter_09_Screenshot001" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="143" alt="VirtualRouter_09_Screenshot001" src="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2010/11/VirtualRouter_09_Screenshot001_thumb.png" width="244" border="0" /></a> </p>
<p>Namun hal ini dapat digunakan jika driver Wireless Adapter yang ada di PC atau Laptop mendukung penggunaan feature ini. Dan tidak semua Wireless Adapter mendukung hal ini. Pastikan untuk memeriksa update driver untuk Wireless Adapter Anda di website produsen-nya.</p>
<p>Setelah mendapatkan driver yang support Virtual Wi-Fi ini, maka langkah selanjutnya dan termudah adalah dengan menggunakan Network Tool yang dapat membantu Anda dalam mengatur Virtual Wi-Fi. <a href="http://virtualrouter.codeplex.com/releases/view/36035">Virtual Router</a> adalah salah satunya, selain gratis, juga sangat mudah untuk digunakan sehingga Anda mudah dalam membagi koneksi Anda.</p>
<p>Jaringan Virtual Wi-Fi dengan Virtual Router ini menggunakan enkripsi WPA2. Metode enkripsi ini merupakan feature Wireless Network Host API built in Windows 7 dan 2008 R2 yang memiliki feature keamanan yang baik.</p>
<p>Anda dapat memberikan nama Virtual Router dan password sesuai keinginan Anda. Pastikan password minimal 8 karakter.</p>
<p>Virtual Router ini ditulis menggunakan C#.</p>
<p>Sumber : <a href="http://virtualrouter.codeplex.com/">http://virtualrouter.codeplex.com/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2010/11/enable-virtual-wi-fi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperbaiki Error &#8216;Requires installation of untrusted packages&#8217; pada Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2010/11/memperbaiki-error-requires-installation-of-untrusted-packages-pada-ubuntu-10-10-maverick-meerkat/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2010/11/memperbaiki-error-requires-installation-of-untrusted-packages-pada-ubuntu-10-10-maverick-meerkat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 07:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/2010/11/memperbaiki-error-requires-installation-of-untrusted-packages-pada-ubuntu-10-10-maverick-meerkat/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu saat, waktu ingin update Ubuntu 10.10 Anda, Anda mungkin akan menemukan Error Window seperti ini, Untuk memperbaikinya, Anda perlu masuk ke terminal, &#160; Applications –&#62; Accessories’ –&#62; Terminal Dan ketikkan perintah berikut, sudo apt-get update Akan muncul error mengenai GPG key yang tidak valid, Catat semua key yang ada di error list setelah NO_PUBKEY [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu saat, waktu ingin update Ubuntu 10.10 Anda, Anda mungkin akan menemukan Error Window seperti ini, </p>
<p><a href="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2010/11/untrusted_mav_thumb.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: ; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="untrusted_mav_thumb" border="0" alt="untrusted_mav_thumb" src="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2010/11/untrusted_mav_thumb_thumb.png" width="244" height="161" /></a></p>
<p>Untuk memperbaikinya, Anda perlu masuk ke terminal,</p>
<p>  <span id="more-20"></span>
<p>&#160;</p>
<blockquote><p><strong><em>Applications –&gt; Accessories’ –&gt; Terminal</em></strong></p>
</blockquote>
<p>Dan ketikkan perintah berikut,</p>
<blockquote><p>sudo apt-get update</p>
</blockquote>
<p>Akan muncul error mengenai GPG key yang tidak valid,</p>
<p><a href="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2010/11/untrusted_mav_1_thumb.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: ; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="untrusted_mav_1_thumb" border="0" alt="untrusted_mav_1_thumb" src="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2010/11/untrusted_mav_1_thumb_thumb.png" width="244" height="142" /></a></p>
<p>Catat semua key yang ada di error list setelah NO_PUBKEY</p>
<p>Untuk mneginstall Keys yang hilang, ketikkkan perintah berikut diterminal, dimana XXXXXXXXX adalah key yang sudah dicatat sebelumnya,</p>
<blockquote><p>sudo apt-key adv &#8211;recv-key &#8211;keyserver keyserver.ubuntu.com XXXXXXXXX</p>
</blockquote>
<p><a href="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2010/11/untrusted_mav_2_thumb.png"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: ; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="untrusted_mav_2_thumb" border="0" alt="untrusted_mav_2_thumb" src="http://www.madhe.com/blog/wp-content/uploads/2010/11/untrusted_mav_2_thumb_thumb.png" width="244" height="50" /></a></p>
<p>Setelah itu, silakan dicek kembali, apakah sudah bisa melakukan update atau belum, jalankan perintah berikut di Terminal,</p>
<blockquote><p>sudo apt-get update</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2010/11/memperbaiki-error-requires-installation-of-untrusted-packages-pada-ubuntu-10-10-maverick-meerkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah aku tidak cukup adil memerintah, sehingga engkau berguncang ?</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2010/11/apakah-aku-tidak-cukup-adil-memerintah-sehingga-engkau-berguncang/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2010/11/apakah-aku-tidak-cukup-adil-memerintah-sehingga-engkau-berguncang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 12:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/2010/11/apakah-aku-tidak-cukup-adil-memerintah-sehingga-engkau-berguncang/</guid>
		<description><![CDATA[by Hamzah Fatdri Ulhaq November 3 at 5:13pm Dulu, semasa Rasulullah hidup, pernah sebuah gempa beliau alami. Ketika itu, Rasulullah bersama Abu Bakar, Umar dan Utsman. Lalu Rasulullah berkata, “Tenanglah wahai Uhud, yang di atasmu tiada lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang syahid.” Kemudian getaran bumi tidak berlanjut. -Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari, dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>by Hamzah Fatdri Ulhaq November 3 at 5:13pm</p>
<p>Dulu, semasa Rasulullah hidup, pernah sebuah gempa beliau alami.    <br />Ketika itu, Rasulullah bersama Abu Bakar, Umar dan Utsman.     <br />Lalu Rasulullah berkata, “Tenanglah wahai Uhud, yang di atasmu tiada lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang syahid.” Kemudian getaran bumi tidak berlanjut. -Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari, dari Anas bin Malik.</p>
<p>Ada yang menarik dalam hadits tersebut. Beberapa kalangan mencermati penyebutan ketiga sahabat nabi tersebut dengan predikatnya, bukan nama lengkap. Shiddiq yang dimaksud adalah Abu Bakar ra, dan dua syahid yang disebut adalah Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan. Shiddiq adalah mereka, orang-orang terpercaya, dan syahid adalah mereka yang mati karena membela agama.</p>
<p>  <span id="more-11"></span>
<p>Gempa pernah juga terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab. Madinah berguncang. Ketika gempa terjadi, yang dilakukan oleh Umar bin Khattab adalah menempelkan telinganya ke tanah sambil berkata, “Ada apa denganmu?” Pertanyaan itu ditujukan untuk bumi yang berguncang.</p>
<p>Dalam riwayat lain, ketika bumi bergetar, sang khalifah sedang memegang susu dalam gelasnya. Susu tersebut sampai berguncang, dan kemudian Umar disebutkan mengajukan pertanyaan pada bumi.    <br />“Apakah aku tidak cukup adil memerintah, sehingga engkau berguncang?” Diriwayatkan, seketika bumi berhenti bergetar.</p>
<p>Bahkan dalam Manaqib Umar, Ibnu Abi Dunya mencatat perkataan Umar bin Khattab yang bertanya pada rakyatnya. “Wahai manusia, tidaklah gempa ini terjadi kecuali karena ada sesuatu yang kalian lakukan. Alangkah cepat kalian melakukan dosa. Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, jika terjadi gempa susulan, aku tidak akan mau tinggal bersama kalian selamanya!”</p>
<p>Jelas, kini nabi sudah tidak ada di antara kita. Karenanya tidak ada lagi yang berkata untuk menenangkan gunung-gunung dan bumi.    <br />JADI SIAPA YG DAPAT MENENANGKAN BUMI INI??? SIAPA YG MENENTERAMKAN JIWA-JIWA YG KETAKUTAN??? Mari kembalikan senyum alam&#8230;</p>
<p>Nasehat Ust. Abu Syauqi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2010/11/apakah-aku-tidak-cukup-adil-memerintah-sehingga-engkau-berguncang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bunda, tolong mandikan aku ini sekali saja !</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2010/11/bunda-tolong-mandikan-aku-ini-sekali-saja/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2010/11/bunda-tolong-mandikan-aku-ini-sekali-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 12:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madhe.com/blog/2010/11/bunda-tolong-mandikan-aku-ini-sekali-saja/</guid>
		<description><![CDATA[by Hamzah Fatdri Ulhaq November 11 at 1:43pm Dewi adalah sahabat saya, ia adalah seorang mahasiswi yang berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. &#8221;Why not to be the best?,&#8221; begitu ucapan yang kerap kali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="2">by <strong>Hamzah Fatdri Ulhaq</strong> November 11 at 1:43pm</font></p>
<p>Dewi adalah sahabat saya, ia adalah seorang mahasiswi yang berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. &#8221;Why not to be the best?,&#8221; begitu ucapan yang kerap kali terdengar dari mulutnya, mengutip ucapan seorang mantan presiden Amerika.</p>
<p>Ketika Kampus, mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht-Belanda, Dewi termasuk salah satunya.</p>
<p>Setelah menyelesaikan kuliahnya, Dewi mendapat pendamping hidup yang &#8221;selevel&#8221;; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi. tak lama berselang lahirlah Bayu, buah cinta mereka, anak pertamanya tersebut lahir ketika Dewi diangkat manjadi staf diplomat, bertepatan dengan suaminya meraih PhD. Maka lengkaplah sudah kebahagiaan mereka.</p>
<p>  <span id="more-9"></span></p>
<p>Ketika Bayu, berusia 6 bulan, kesibukan Dewi semakin menggila. Bak seekor burung garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain. Sebagai seorang sahabat setulusnya saya pernah bertanya padanya, &quot;Tidakkah si Bayu masih terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal oleh ibundanya ?&quot; Dengan sigap Dewi menjawab, &quot;Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya dengan sempurna&quot;. &quot;Everything is OK !, Don’t worry Everything is under control kok !&quot; begitulah selalu ucapannya, penuh percaya diri.</p>
<p>Ucapannya itu memang betul-betul ia buktikan. Perawatan anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter termahal. Dewi tinggal mengontrol jadwal Bayu lewat telepon. Pada akhirnya Bayu tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas mandiri dan mudah mengerti.</p>
<p>Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang betapa hebatnya ibu-bapaknya. Tentang gelar Phd. dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang berlimpah. &quot;Contohlah ayah-bundamu Bayu, kalau Bayu besar nanti jadilah seperti Bunda&quot;. Begitu selalu nenek Bayu, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.</p>
<p>Ketika Bayu berusia 5 tahun, neneknya menyampaikan kepada Dewi kalau Bayu minta seorang adik untuk bisa menjadi teman bermainnya dirumah apa bila ia merasa kesepian.</p>
<p>Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Dewi dan suaminya kembali meminta pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Bayu. Lagi-lagi bocah kecil inipun mau &#8221;memahami&#8221; orangtuanya.</p>
<p>Dengan Bangga Dewi mengatakan bahwa kamu memang anak hebat, buktinya, kata Dewi, kamu tak lagi merengek minta adik. Bayu, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek dan sangat mandiri. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek. Bahkan, tutur Dewi pada saya , Bayu selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Dewi sering memanggilnya malaikat kecilku. Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, namun Bayu tetap tumbuh dengan penuh cinta dari orang tuanya. Diam-diam, saya jadi sangat iri pada keluarga ini.</p>
<p>Suatu hari, menjelang Dewi berangkat ke kantor, entah mengapa Bayu menolak dimandikan oleh baby sitternya. Bayu ingin pagi ini dimandikan oleh Bundanya,&quot; Bunda aku ingin mandi sama bunda&#8230;please&#8230;please bunda&quot;, pinta Bayu dengan mengiba-iba penuh harap.</p>
<p>Karuan saja Dewi, yang detik demi detik waktunya sangat diperhitungkan merasa gusar dengan permintaan anaknya. Ia dengan tegas menolak permintaan Bayu, sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Bayu agar mau mandi dengan baby sitternya. Lagi-lagi, Bayu dengan penuh pengertian mau menurutinya, meski wajahnya cemberut.</p>
<p>Peristiwa ini terus berulang sampai hampir sepekan. &quot;Bunda, mandikan aku !&quot; Ayo dong bunda mandikan aku sekali ini saja&#8230;?&quot; kian lama suara Bayu semakin penuh tekanan. Tapi toh, Dewi dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Bayu sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Bayu bisa ditinggal juga dan mandi bersama Mbanya.</p>
<p>Sampai suatu sore, Dewi dikejutkan oleh telpon dari sang baby sitter, &quot;Bu, hari ini Bayu panas tinggi dan kejang-kejang. Sekarang sedang di periksa di Ruang Emergency&quot;.</p>
<p>Dewi, ketika diberi tahu soal Bayu, sedang meresmikan kantor barunya di Medan. Setelah tiba di Jakarta, Dewi langsung ngebut ke UGD.Tapi sayang&#8230; terlambat sudah&#8230;Tuhan sudah punya rencana lain. Bayu, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh Tuhannya.. Terlihat Dewi mengalami shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah untuk memandikan putranya, setelah bebarapa hari lalu Bayu mulai menuntut ia untuk memandikannya, Dewi pernah berjanji pada anaknya untuk suatu saat memandikannya sendiri jika ia tidak sedang ada urusan yang sangat penting. Dan siang itu, janji Dewi akhirnya terpenuhi juga, meskipun setelah tubuh si kecil terbujur kaku.</p>
<p>Ditengah para tetangga yang sedang melayat, terdengar suara Dewi dengan nada yang bergetar berkata &quot;Ini Bunda Nak&#8230;., Hari ini Bunda mandikan Bayu ya&#8230;sayang&#8230;.! akhirnya Bunda penuhi juga janji Bunda ya Nak..&quot; . Lalu segera saja satu demi satu orang-orang yang melayat dan berada di dekatnya tersebut berusaha untuk menyingkir dari sampingnya, sambil tak kuasa untuk menahan tangis mereka.</p>
<p>Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, para pengiring jenazah masih berdiri mematung di sisi pusara sang Malaikat Kecil. . Berkali-kali Dewi, sahabatku yang tegar itu, berkata kepada rekan-rekan disekitanya, &quot;Inikan sudah takdir, ya kan..!&quot; Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya di panggil, ya dia pergi juga, iya kan?&quot;. Saya yang saat itu tepat berada di sampingnya diam saja. Seolah-olah Dewi tak merasa berduka dengan kepergian anaknya dan sepertinya ia juga tidak perlu hiburan dari orang lain.</p>
<p>Sementara di sebelah kanannya, Suaminya berdiri mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pucat pasi dengan bibir bergetar tak kuasa menahan air mata yang mulai meleleh membasahi pipinya.</p>
<p>Sambil menatap pusara anaknya, terdengar lagi suara Dewi berujar, &quot;Inilah konsekuensi sebuah pilihan!&quot; lanjut Dewi, tetap mencoba untuk tegar dan kuat.</p>
<p>Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja yang menusuk hidung hingga ke tulang sumsum. Tak lama setelah itu tanpa di duga-duga tiba-tiba saja Dewi jatuh berlutut, lalu membantingkan dirinya ke tanah tepat diatas pusara anaknya sambil berteriak-teriak histeris. &quot;Bayu maafkan Bunda ya sayaang..!!, ampuni bundamu ya nak&#8230;? serunya berulang-ulang sambil membenturkan kepalanya ketanah, dan segera terdengar tangis yang meledak-ledak dengan penuh berurai air mata membanjiri tanah pusara putra tercintanya yang kini telah pergi untuk selama-lamanya.</p>
<p>Sepanjang persahabatan kami, rasanya baru kali ini saya menyaksikan Dewi menangis dengan histeris seperti ini.</p>
<p>Lalu terdengar lagi Dewi berteriak-teriak histeris &quot;Bangunlah Bayu sayaaangku&#8230;.Bangun Bayu cintaku, ayo bangun nak&#8230;..?!?&quot; pintanya berulang-ulang, &quot;Bunda mau mandikan kamu sayang&#8230;. Tolong Beri kesempatan Bunda sekali saja Nak&#8230;. Sekali ini saja, Bayu.. anakku&#8230;?&quot; Dewi merintih mengiba-iba sambil kembali membenturkan kepalanya berkali-kali ke tanah lalu ia peluki dan ciumi pusara anaknya bak orang yang sudah hilang ingatan. Air matanya mengalir semakin deras membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Bayu.</p>
<p>Senja semakin senyap, aroma bunga kamboja semakin tercium kuat manusuk hidung membuat seluruh bulu kuduk kami berdiri menyaksikan peristiwa yang menyayat hati ini&#8230;tapi apa hendak di kata, nasi sudah menjadi bubur, sesal kemudian tak berguna. Bayu tidak pernah mengetahui bagaimana rasanya dimandikan oleh orang tuanya karena mereka merasa bahwa banyak hal yang jauh lebih penting dari pada hanya sekedar memandikan seorang anak.</p>
<p>Semoga kisah ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang tua yang sering merasa hebat dan penting dengan segala kesibukannya.</p>
<p>Semoga bisa jadi pelajaran dan inspirasi buat kita semua&#8230;saya hanya melanjutkan berita ini&#8230;moga2 banyak yang baca dan makin peduli bahwa anak itu titipan Tuhan yang sangat berarti dan bermakna serta harus dijaga..</p>
<p>Have a positive day!</p>
<p><font size="2">by <strong>Hamzah Fatdri Ulhaq</strong> November 11 at 1:43pm</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2010/11/bunda-tolong-mandikan-aku-ini-sekali-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://www.madhe.com/blog/2010/08/hello-world/</link>
		<comments>http://www.madhe.com/blog/2010/08/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 06:10:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madhe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madhe.com/blog/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madhe.com/blog/2010/08/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

